Puisi - Massal

PUISI - MASSAL Oleh : Karkata   untukmu yang kututur pada rasa; kemana? untukmu yang melekat dalam ingatan semesta; dimana? terpagu pada sesak, terisak manja tersungkur dalam nyata; maya, tiada unt…

Puisi - Aceh 26 Desember (Tsunami Tiba)

[ source ] PUISI - ACEH 26 DESEMBER (TSUNAMI TIBA) oleh Karkata Pagi itu bumantara bergemuruh  Buana bergejolak runtuh, sepertikan rimpuh  Kirana mendadak keruh, dedaunan luruh  Laut menjamah darat…

Puisi - Rapai

[ source ] PUISI - RAPAI oleh Aris Maulana Tabuh, menabuh Remuk redam dalam syair  Memukul kepercayaan dengan peluh Tangan gemulai pemetik anyelir Lantunan kompang Banda khalifah Membakar semangat ke…

Puisi - Ku Rayu Renjana

[source] PUISI - KU RAYU RENJANA oleh Aris Maulana terpejam temaha menggandeng rasian lembaran pustaha terbuka kama tertahan ku coba sangka mengajuk dalam terawang diam-diam Aku mengenyam raungan…

Puisi - Masih Apatis

[source] PUISI - MASIH APATIS oleh Aris Maulana   mengangkat tangan, tunjuk jari tengah. lekuk sembarang, masa bodoh. dunia terlihat redup; akhlak compang camping, budi pekerti bobrok, etika, kult…

Puisi - Beta Pu Negeri Su Jenaka

Source : Pinterest PUISI - "BETA PU NEGERI SU JENAKA" Oleh : Aris Maulana Pagi tiba. Tetesan embun mengekor ilalang, menanti petang pulang. laba-laba menjamah sarang, barangkali sutra tela…

Puisi - Elegi Ibukota

[source] PUISI - ELEGI IBUKOTA oleh Aris Maulana   jutaan nyawa mengadu nestapa melukis senja di ujung hamparan dusun sempit tiada upaya, mereka hanya sahaya mengobati sakit pada asa sang maha sipit …

Puisi - Memorabilia Es Kopi Susu

[Source] PUISI - MEMORABILIA ES KOPI SUSU oleh : Aris Maulana   fatamorgana lewat pesan, dua gelas es kopi menyusul sejalan duduk berhadapan, meraih sedotan, menghirup kenyataan. getir kesepakat…

Puisi - Murba

[source]   PUISI - MURBA oleh Aris Maulana   kemarilah, tinggallah lebih lama di sini ini pulangmu ini rumahmu ini kembalimu ini cintamu, masih suci peluklah, dekaplah lebih erat ini ragamu ini arom…

Puisi - Kuntum Desa Mala dikota

[source] PUISI - KUNTUM DESA, MALA DIKOTA oleh : Aris Maulana di atas hamparan raudah indah nan mewangi masih tercium harum mekar kelopak tanpa daki tumbuh menghias taman desa jauh dari aral gendal…

Puisi - Alusi (Patah Hati)

[source] PUISI - ALUSI (PATAH HATI) oleh : Aris Maulana sederet tawa di bibir sumbingku karam sudah  sepi menyelimuti hati, temaramnya senja semakin tak terarah nyanyian takdir terus terngiang, meng…

Puisi - Merayakan (Patah Hati)

[source ] PUISI - MERAYAKAN (PATAH HATI) oleh : Aris Maulana berpuluh-puluh malam tanpa mengais rindu sang amerta satu malam saja meramu serupa temu mengobati sedikit candu, terakhir membuncah ole…