Puisi - Memorabilia Es Kopi Susu

 

  [Source]

PUISI - MEMORABILIA ES KOPI SUSU
oleh : Aris Maulana
 

fatamorgana lewat pesan, dua gelas es kopi menyusul sejalan
duduk berhadapan, meraih sedotan, menghirup kenyataan. getir
kesepakatan ini tidak menyembuhkan, tergugu diam lelakon kenyataan
menyangkal duka, tumpah menjelma air mata. tanpa cangkir
"kenapa tumpah?" "Maaf, cup kopiku tersenggol kenyataan".
"jangan khawatir".
 
kenangan ini tidak serupa zarah, malah begitu kausal
merataplah, jika perlu menangislah sepuasnya, agar dirimu dewasa
bumi mana yang tak basah air mata, jangan menyesal
ambil gelasmu seruput kembali es kopi susumu hingga mufasal, lafalkan pula mantra paling mesra.
kebersamaan kita indah, begitu paradoksal
rasamu-rasaku terus berimplikasi, semakin bersembunyi dibalik frasa

jadikan ini rahasia manis, semanis memorabilia es kopi susu di meja kita
merapun manis pada pahit yang dirasa
lazimnya kehilangan yang ayu saat kembali bersua
sssssyyyyyttttt........
jangan beri tahukan siapa-siapa
ini hanya tentang aku-kamu, dan memorabilia es kopi susu kita berdua
bahkan sandinganmu tidak mengira

 



Posting Komentar

advertise
advertise
advertise
advertise