Puisi - Teruntuk Hati

Aris Maulana

Teruntuk Hati

Maaf hati, kubuatmu menangis lagi
Mataku begitu perih
Tak ingin meratap kembali
Ringkih

Puisi lama sudah ku buang
Tidak ku tahu di mana rimbun rimbanya
Jangan kembali membuatku berkabung sayang
Hatiku baru pulih, pelan katanya

Ceritakan saja kisah indah
Rama-sinta misalnya
Slamet-juleha

Sementara disini aku benci salah paham
Membuat bait kata menjadi lucu
Membuat putih terus membiru 


Aceh, 26 Februari 2021

 


`